Get Adobe Flash player



Melalui Trade Advocacy Dialogue, Kemendag RI harap Pelaku Usaha NTB Lebih Paham Perjanjian Perdagangan Internasional

Kementerian Perdagangan RI kerjasama dengan Dinas Perdagangan Provinsi NTB mengadakan kegiatan Trade Advocacy Dialogue dengan tema “Implementasi dan Pemanfaatan Perjanjian Perdagangan Internasional” di Lombok Astoria Hotel Mataram, Senin 6 Maret 2023.

Sebanyak 75 peserta yang terdiri dari kalangan eksportir NTB, para Civitas Akademika Fakultas Hukum Universitas Mataram turut serta mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh Biro Advokasi Sekretariat Jenderal Kementerian Perdagangan RI.

"Trade Advocacy Dialogue merupakan sebuah kegiatan yang secara berkelanjutan telah dilakukan sebagai wadah untuk melakukan diskusi dan sharing yang konstruktif antara Biro Advokasi Perdagangan Kemendag RI dengan stakeholder terkait dalam hal ini pelaku usaha dan asosiasi ekspor di Provinsi NTB disamping itu untuk menjalin komunikasi dan diskusi dialogis sekaligus mengenalkan dan memberikan pemahaman yang lebih dalam terkait perjanjian perdagangan internasional antara Indonesia dan mitra-mitra dagang yang disepakati agar dapat dimanfaatkan oleh stakeholder terkait" tutur Nugraheni Prasetya Hastuti selaku Kepala Biro Advokasi Perdagangan Setjen Kemendag RI.

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri yang mewakili Kepala Dinas Perdagangan NTB dalam sambutannya menyampaikan apresasi atas terpilihnya NTB sebagai lokasi kegiatan dan menekankan agar para pelaku usaha khususnya, memanfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya guna menggali pengetahuan yang lebih tentang Perdagangan Internasional terlebih lagi NTB memiliki eksportir, calon eksportir yang potensial dan produk-produk yang dihasilkan UKM NTB yang mampu bersaing di pasar internasional.

Hadir sebagai Narasumber dari Biro Advokasi Perdagangan Kemendag RI yaitu Amnesta Yisca Putri yang mengulas tentang hambatan non tariff (Non Tariff  Measures) dalam Perdagangan Internasional, Arie Mardiansyah membahas Trade Remedies sebagai perlindungan usaha dalam negeri, dan Yunus Afrie Rachmanuddin mengulas tentang Free Trade Agreement.

Dinas Perdagangan Provinsi NTB terus berikhtiar semaksimal mungkin guna membantu para pelaku usaha NTB mampu bersaing dikancah internasional.


Pencarian

Pengunjung

1867257
Today
Yesterday
This Week
This Month
Last Month
All days
2568
1490
14835
29076
51212
1867257

Your IP: 3.236.83.154
Server Time: 2024-06-22 15:13:56

Kalender

June 2024
SMTWTFS
1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30